Kebersamaan Tulus & Ikhlas

Di suatu desa hiduplah 2 orang lelaki, Sang kakak telah berkeluarga dengan 2 orang anak, sedangkan si adik masih melajang.
Mereka menggarap satu lahan sawah berdua dan ketika panen, hasilnya mereka bagi sama rata.
Disuatu malam setelah panen, si adik duduk sendiri dan berfikir...."Pembagian ini sungguh tidak adil, Seharusnya kakakku lah yang mendapat bagian lebih banyak karena dia hidup dengan istri dan kedua anaknya".
Maka dimalam yang sunyi itu diam-diam sang adik menggotong satu karung padi miliknya dan meletakkanya dilumbung padi milik kakaknya.
Disuatu rumah yang lain, Sang kakak juga berfikir...."Pembagian ini adil jika adikku mendapat bagian yang lebih banyak, Karena ia hidup sendiri, Jika terjadi apa-apa dengannya tak ada yg mengurus, Sedangkan aku ada anak dan istri yag kelak merawatku."
Maka sang kakak pun bergegas mengambil satu karung dari lumbungnya dan mengantarkan dengan diam-diam ke lumbung milik sang adik.
Kejadian ini terus terjadi hingga 6 bulan kedepan.
Namun Keduanya berpikir, Dalam benak mereka ada tanda tanya, Kenapa lumbung padi mereka seperti tak berkurang meski telah menguranginya setiap kali panen?
Hingga disuatu malam yang lengang setelah panen, Mereka berdua bertemu ditengah jalan. Masing-masing menggotong satu karung padi.
Tanda tanya dalam benak mereka terjawab sudah, Seketika itu juga mereka saling memeluk erat, Mereka sungguh terharu berurai air mata menyadari betapa mereka saling menyayangi.
Beginilah sehrusnya kita bersaudara..Jangan biarkan Harta menjadi pemicu permusuhan melainkan menjadi perekat yg teramat kuat diantara saudara.
Tuhan telah menanamkan cinta pada hati mereka yg mau lelah memikirkan nasib saudara-saudaranya.
Tuhan tak akan membiarkan kita kekurangan jika kita selalu berusaha mencukupi kehidupan orang lain.
Tuhan tak akan menyusahkan kita yg selalu berusaha membahagiakan orang lain.!!
Semoga Renungan ini bisa menjadi pelajaran buat kita Semua Amiin!.
Mereka menggarap satu lahan sawah berdua dan ketika panen, hasilnya mereka bagi sama rata.
Disuatu malam setelah panen, si adik duduk sendiri dan berfikir...."Pembagian ini sungguh tidak adil, Seharusnya kakakku lah yang mendapat bagian lebih banyak karena dia hidup dengan istri dan kedua anaknya".
Maka dimalam yang sunyi itu diam-diam sang adik menggotong satu karung padi miliknya dan meletakkanya dilumbung padi milik kakaknya.
Disuatu rumah yang lain, Sang kakak juga berfikir...."Pembagian ini adil jika adikku mendapat bagian yang lebih banyak, Karena ia hidup sendiri, Jika terjadi apa-apa dengannya tak ada yg mengurus, Sedangkan aku ada anak dan istri yag kelak merawatku."
Maka sang kakak pun bergegas mengambil satu karung dari lumbungnya dan mengantarkan dengan diam-diam ke lumbung milik sang adik.
Kejadian ini terus terjadi hingga 6 bulan kedepan.
Namun Keduanya berpikir, Dalam benak mereka ada tanda tanya, Kenapa lumbung padi mereka seperti tak berkurang meski telah menguranginya setiap kali panen?
Hingga disuatu malam yang lengang setelah panen, Mereka berdua bertemu ditengah jalan. Masing-masing menggotong satu karung padi.
Tanda tanya dalam benak mereka terjawab sudah, Seketika itu juga mereka saling memeluk erat, Mereka sungguh terharu berurai air mata menyadari betapa mereka saling menyayangi.
Beginilah sehrusnya kita bersaudara..Jangan biarkan Harta menjadi pemicu permusuhan melainkan menjadi perekat yg teramat kuat diantara saudara.
Tuhan telah menanamkan cinta pada hati mereka yg mau lelah memikirkan nasib saudara-saudaranya.
Tuhan tak akan membiarkan kita kekurangan jika kita selalu berusaha mencukupi kehidupan orang lain.
Tuhan tak akan menyusahkan kita yg selalu berusaha membahagiakan orang lain.!!
Semoga Renungan ini bisa menjadi pelajaran buat kita Semua Amiin!.
Baca Juga

Post a Comment
Post a Comment